Lompat ke konten
SediaPayung
Oktober adalah Bulan Inklusi Keuangan & 18 Oktober Hari Asuransi Nasional. Hitung kebutuhanmu →

BPJS

Bagaimana cara cek status kepesertaan & iuran BPJS saya?

Gunakan aplikasi Mobile JKN untuk BPJS Kesehatan dan aplikasi JMO untuk BPJS Ketenagakerjaan — keduanya menampilkan status aktif, tunggakan, dan saldo (untuk JHT) secara real-time tanpa perlu ke kantor cabang.

Diperbarui 17 Juli 2026

Untuk BPJS Kesehatan (JKN)

Lewat aplikasi Mobile JKN. Unduh aplikasi resmi, daftar/masuk menggunakan NIK dan nomor kartu BPJS Kesehatan, lalu kamu bisa melihat status kepesertaan (aktif/tidak aktif), kelas rawat, riwayat pembayaran iuran, dan tunggakan (kalau ada) secara langsung.

Lewat kanal lain. Kamu juga bisa mengecek lewat situs resmi BPJS Kesehatan, layanan chat resmi (Chika/pandawa), atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center. Untuk perubahan data atau kasus khusus, kunjungan ke kantor cabang tetap jadi opsi kalau kanal digital belum bisa menyelesaikan masalahmu.

Kenapa status ini penting dicek rutin. Kepesertaan yang menunggak dalam waktu tertentu bisa membuat status nonaktif sementara, yang berarti klaim biaya pengobatan tidak bisa diproses sampai tunggakan dilunasi (dengan mekanisme tertentu untuk kasus rawat inap). Mengecek status secara berkala — terutama sebelum kunjungan medis terjadwal — mencegah kejutan di saat genting.

Untuk BPJS Ketenagakerjaan

Lewat aplikasi JMO (Jamsostek Mobile). Aplikasi ini menampilkan status kepesertaan program yang kamu ikuti (JKK, JKM, JHT, JP), riwayat iuran, dan — khusus untuk JHT — saldo yang sudah terkumpul secara real-time. Kamu login menggunakan NIK dan data kepesertaan (KPJ/nomor kartu) yang terdaftar.

Lewat situs resmi atau kantor cabang. Untuk kebutuhan seperti pengajuan klaim, koreksi data, atau pertanyaan kompleks yang tidak bisa diselesaikan lewat aplikasi, kanal situs resmi dan kunjungan langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan tetap tersedia.

Kalau kamu pekerja formal (karyawan)

Untuk pekerja formal, pendaftaran dan pemotongan iuran biasanya diurus otomatis oleh bagian HR/payroll perusahaan tempatmu bekerja. Tapi tetap bijak mengecek sendiri secara berkala — kadang ada kasus perusahaan menunggak setoran iuran ke BPJS meski sudah memotongnya dari gajimu, dan ini hanya bisa terdeteksi kalau kamu memeriksa status kepesertaanmu sendiri lewat aplikasi resmi, bukan hanya mengandalkan slip gaji.

Kalau kamu pekerja informal/mandiri

Kalau kamu belum terdaftar sama sekali di salah satu atau kedua sistem ini, pendaftaran bisa dilakukan mandiri lewat aplikasi Mobile JKN (untuk BPJS Kesehatan) atau JMO/kantor cabang (untuk BPJS Ketenagakerjaan, dengan memilih program yang relevan seperti JKK, JKM, dan JHT). Ini langkah dasar yang jauh lebih terjangkau dibanding produk swasta manapun untuk cakupan dasarnya, dan menjadi fondasi sebelum mempertimbangkan proteksi tambahan apa pun.

Jaga data pribadimu

Saat memakai aplikasi resmi BPJS, pastikan kamu mengunduh aplikasi dari sumber resmi (bukan tautan mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS), dan berhati-hati membagikan NIK atau data kependudukan lain — sejalan dengan semangat UU PDP (Perlindungan Data Pribadi) yang berlaku untuk seluruh data pribadi warga negara, termasuk data kesehatan dan ketenagakerjaan.